HELLO
NOVEL HELLO KARYA TERE LIYE
"Hello" karya Tere Liye adalah novel yang bergenre romantis yang cocok untuk orang berusia 15+. Novel ini mengisahkan kisah cinta antara Teguh dan Hesty yang terhalang oleh keluarga.
Berikut adalah tokoh tokoh yang ada didalam ceritanya:
1. Ana
A. Secara fisiologis tokoh Ana yaitu sebagai berikut :
a) Ana ialah seorang wanita yang berumur 24 tahun dan memiliki wajah yang cantik dan bertubuh tinggi.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Nama gadis usia 24 tahun itu adalah Ana.Wajahnya cantik, tubuhnya tinggi.Kalian akan tersipu jika hanya melihat tampilan luarnya.Dia bukan gadis biasa.”(hlm 6).
b) Memiliki rambut yang bergelombang dan berantakan saat bangun tidur.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Gadis usia 24 tahun itu punya rambut yang unik.Mekar sendiri.Jika orang lain harus pergi ke salon, disasak berjam-jam agar rambutnya mengembang, bervolume, Ana tidak.Rambutnya bisa mengembang sendiri.(hlm
157).
B. Secara psikologis tokoh Ana yaitu sebagai berikut :
a) Ana memiliki sifat pekerja keras ia mampu mengerjakan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh sehingga, klien Ana selalu senang dengan hasil yang dibuat oleh Ana.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Hesty tertawa.”Tentu saja tidak.Dia senang dengan hasil pekerjaanmu.Mulai dari desain, bahan bangunan yang dipilih, hingga finishing.Tidak mungkin mudah menemukan kontraktor yang bisa dipercaya sekarang, apalagi dengan sentuhan yang sangat personal, bisa memahami pemiliknya.”(hlm 11-12).
Memiliki sifat yang cerdas dan pintar.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Aku yakin sekali kamu insinyur yang hebat, Ana.Kamu pasti bisa menemukan cara agar bangunan ini tidak terlihat seperti tempelan yang buruk.” (hlm 26).
b) Memiliki sifat baik hati kepada siapa pun.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Ana kenal mereka, tetangganya sendiri, yang kebetulan sedang sepi pekerjaan bangunan.Dengan senang hati Ana merekutnya.” (hlm 57).
• “Asyik! Ibu Ana membawa makanan! Mereka berseru.Iyalah Ibu Ana bos paling baik sedunia.Yang lain menimpali.”(hlm 164).
c) Sifat Ana yang teliti terhadap pekerjaan yang ia lakukan.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Baik, demi kenangan masa lalu tersebut, itu berarti kamar ini tidak akan diubah sedikit pun.Ana mencatatnya.”(hlm 154).
d) Sifatnya yang mandiri, berani, dan cerdas.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Kenapa Ana bisa tumbuh begitu mandiri, berani, cerdas,”(hlm 160).
C. Secara sosiologis tokoh Ana yaitu sebagai berikut :
a) Ana memiliki pekerjaan sebagai kontraktor sipil atau bangunan dan ia merupakan gadis muda yang berbakat.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tiga tahun berlalu, kariernya melompat jauh, karena dia memang bukan tukang biasa.Ana punya ilmunya.Hari ini, dia punya empat puluh tukang dan empat staf di kantor.Dia juga bukan
kontraktor rendahan lagi.” (hlm 7).
b) Ana hidup sendiri dan dulunya tinggal di luar negeri.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Ana anak tunggal, orangtuanya dulu tinggal di luar negeri.”(hlm 157).
c) Ana hanya hidup dengan om nya dan orangtuanya sudah meninggal.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Bagi Ana, Om Gorbachev adalah paman paling hebat sedunia, Paman Nomor Satu, dan berbagai sebutan lain yang dia ciptakan, sejak dia dirawat di usia 12 hingga 18 tahun.(hlm 160).
• “Jadilah anak yatim piatu.”(hlm 158).
2. Hesty
A. Secara fisiologis tokoh Hesty yaitu sebagai berikut :
a) Hesty adalah seorang wanita berusia kurang lebih 50 tahun, wajahnya cantik dan terlihat lebih muda dari usianya.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Yang datang seorang wanita paruh baya.Usianya mungkin menjelang lima puluh.Rambutnya mulai
beruban-dibiarkan begitu.Mengenakan celana kain serta kemeja lengan panjang berwarna biru muda.Tampilannya sederhana, tanpa polesan kosmetik apa pun.Tapi itu tidak diperlukan, wajahnya masih terlihat cantik, usia belum mampu menaklukkannya.” (hlm 10-
11).
b) Hesty seorang keturunan ningrat Jawa dan orangtuanya sangat kental dengan adat istiadatnya .Terdapat pada kutipan berikut :
• “Orangtuanya yang keturunan ningrat mengadakan perayaan tedak siten.” (hlm 21).
c) Hesty perempuan yang cantik, berambut panjang, dan wajahnya perpaduan kedua orangtuanya.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tapi bintang malam itu adalah Hesty, wajahnya khas perpaduan Raden Wijaya dan istriny, rambut panjang hingga pinggang, dan kalung berlian di lehernya, pantas sekali dia kenakan itulah kenapa mamanya memilih Hesty yang memakai pusaka keluarga tersebut.”(hlm 91).
B. Secara psikologis tokoh Hesty yaitu sebagai berikut :
a) Sifatnya yang ramah dan mau berteman dengan siapa pun tidak memandang latar
belakang keluarganya.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Hesty dengan sepatu bermerek, tas sekolah bagus.Tigor dengan sepatu yang dibeli di pasar malam, dengan tas ransel berbahan kasar tersampir di punggung.Tapi itu tidak mengurangi kedekatan mereka.Saling tersenyum
sesaat, melambaikan tangan.” (hlm 37).
b) Semasa kecilnya Hesty ialah anak yang nakal dan suka membuat masalah.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Sopir keluarga cemas.Ketika dia hendak meminjam telepon sekolah, salah satu guru bilang bahwa Hesty naik angkutan umum.” (hlm 38).
• “Dua anak nakal itu masih memakai seragam sekolah masing-masing, sedang balapan perahu otok-otok di saluran air.” (hlm 39).
c) Hesty anak yang pintar dan cerdas.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Hesty sedang semangat melapor tentang ulangan matematika, dan dia dapat nilai serratus.”(hlm 74).
d) Kasih sayang Hesty terhadap Tigor.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tapi malam itu, benih rasa suka itu jelas tumbuh subur.Saat menatapnya di bawah sana, di teras bangunan belakang, benih itu tumbuh mekar tak terbilang.”(hlm 153).
• “Apakah itu cinta?
Entahlah.Yang pasti, dia menyayangi Tigor lebih dari sekadar teman sejak bayi.”(hlm 173).
C. Secara sosiologis tokoh Hesty yaitu sebagai berikut :
a) Hesty anak dari seorang pejabat tinggi dan orang kaya.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Bahkan kalaupun kalian punya uangnya, kaveling tanah di sini diperuntukkan bagi pejakat tinggi, duta besar, jenderal-jenderal, atau semacam itulah.” (hlm 10).
• “Untuk seorang pejabat tinggi dengan masalah besar datang silih berganti, dia dikenal selalu tenang.” (hlm 15).
• “Keluarga Raden Wijaya adalah keluarga terhormat, sukses,kaya, segalanya.” (hlm 34).
b) Hobi Hesty ialah membaca buku dan bermain di teras depan.Terdapat pada kutipan berikut:
• “Aku sering menghabiskan waktu duduk di sana, membaca, mengerjakan PR, atau bermain.” (hlm 19).
c) Hesty ialah anak yang berbakat dan suka mengikuti lomba.Terdapat pada kutipan berikut:
• “Sementara itu, Hesty semangat bercerita tentang lomba menulis surat yang diadakan kanto Pos Indonesia.
• “Isinya piagam penghargaan.Hesty menjadi finalis lomba foto di salah satu koran nasional.”(hlm 101).
d) Hesty anak yang beruntung karena semasa kecilnya ia memiliki kehidupan yang seru tanpa aturan.Terdapat kutipan berikut :
• “Kamu punya masa kanakkanak, remaja yang seru.Tigor itu yang membuatmu sangat beruntung, kamu punya
Tigor.”(hlm 86).
e) Status pendidikan Hesty ia lulusan fakultas kedokteran.Terdapat pada kutipan berikut:
• “Hesty diterima di fakultas kedokteran.”(hlm 167).
3. Tigor
A. Secara fisiologis tokoh Tigor yaitu sebagai berikut :
a) Seorang anak laki-laki dan berusia sepantar dengan Hesty.Terdapat pada kutipan berikut:
• “Lima menit lagi, Kak!” Hesty sedang asyik bermain bersama anak laki-laki sepantarannya.” (hlm 29).
b) Tigor berkulit hitam gelap dan rambut yang suka berantakan.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Satu lagi adalah anak muda rambut berantakan (rambut Tigor tidak pernah bisa dirapikan, selalu berantakan dengan sendirinya), kulit hitam gelap, anak
pembantu.”(hlm 94).
B. Secara psikologis tokoh Tigor yaitu sebagai berikut :
a) Anak yang rajin suka membantu ibunya.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Besok-besok saja.Aku juga harus membantu ibuku
menyetrika.” (hlm 30).
b) Sifatnya pemberani.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tigor seorang diri melawan seekor ular besar untuk menyelamatkanku.”(hlm 44).
• “Tigor bersedia berkelahi melawan teman-temannya sendiri untuk membelaku.” (hlm 48).
c) Anaknya nakal.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tapi Tigor dihukum Bi Ida karena berkelahi.” (hlm 48).
• “Harus berapa kali Ibu bilang, Tigor.Bi Ida mengusap wajah, tidak percaya menatap
anaknya bandel sekali.”(hlm 84).
d) Sifatnya yang mandiri.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tigor yang akan hidup mandiri.Berdoa semoga
semua lancar.”(hlm 149).
e) Tigor anak yang tidak pantang menyerah dan selalu bersemangat mengejar citacitanya.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Anak pembantu yang sekarang kuliah di kampus terbaik.Anak pembantu yang sekarang mandiri, punya usaha yang besar.”(hlm 170).
f) Sifatnya yang humoris terhadap Hesty.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Kalau kamu tetap memanggil Nona, mending kita pulang saja, Tigor.Baik, Nona Hesty, kita pulang saja.Tigor purapura membelokkanya Vespanya.Aarghhh! Hesty berseru, sekali lagi mengetuk helm Tigor.Kamu kenapa hari ini menyebalkan sekali
Tigor.Tigor tertawa.”(hlm 171).
C. Secara sosiologis tokoh Tigor yaitu sebagai berikut :
a) Tigor merupakan anak dari pembantu yang tinggal di rumah Hesty dan bukan dari keluarga yang berada.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Satu bayi dilahirkan di rumah, tepatnya di bagian belakang rumah, di sebuah bangunan tambahan untuk pembantu.” (hlm 18).
• “Sementara itu, kontras 180 derajat, kehidupan Mang Deni dan Bi Ida juga berjalan di bangunan tambahan belakang rumah.” (hlm 35).
b) Status pendidikan Tigor lulusan dari fakultas teknik, jurusan teknik industri.Terdapat pada kutipan berikut :
• “Tigor kuliah di fakultas teknik, jurusan teknik
industri.”(hlm 167).
Peneliti memilih objek penelitian dari 3 tokoh utama dalam novel Hello karya Tere Liye karena ketiganya mempunyai hubungan yang sangat berpengaruh satu sama lain.Tokoh Ana, Hesty, dan Tigor merupakan tokoh yang memiliki peranan penting sebagai pelaku kejadian dan orang yang terkena dampak kejadian.Ketiga tokoh utama juga sangat menentukkan perkembangan alur cerita keseluruhan.Berkisah tentang Ana seorang ahli bangunan yang diminta untuk renovasi rumah milih Bu Hesty.Pada saat proses untuk merenovasi rumah, Ana menemukan cerita lama tentang rumah ini yakni kisah cinta Hesty dan Tigor yang terkubur lama.
Sinopsis singkat:
Ada seorang gadis kaya raya yang bernama Hesty dan seorang anak pembantu bernama Tigor. Mereka ini sudah dekat sejak mereka masih bayi, kasih sayang antara teman lama kelamaan berubah menjadi rasa cinta. Tapi Ayah dari Hesty tidak menyetujui jika Hesty menikah dengan Tigor karena Tigor berlatar belakang anak pembantu. Tigor pun memutuskan untuk pergi dari kehidupan Hesty dan melupakannya. Setelah bertahun-tahun mereka akhirnya bertemu kembali karena Ana telah membantu pertemuan mereka berdua.
Konflik
keduannya mengalami hubungan pasang surut akibat adanya perbedaan latar belakang dari keluarga tigor dan hesty. Keluarga tigor berasal dari keluarga pembantu yg bekerja di rumah hesty oleh karena itulah ayah dari hesty (Raden wijaya) tidak setuju jika hesty dekat dengan tigor.
Penyelesaian Konflik
Di akhir di ceritakan bahwa tigor memilih untuk melupakan hesty dan pergi jauh dari kehidupan hesty. Namun setelah bertahun-tahun mereka akhirnya bertemu kembali karena Ana telah membantu untuk mempertemukan mereka dan membuat mereja kembali bersama. Akhirnya mereka dapat hidup bersama setelah bertahun-tahun berpisaha satu sama lain.
Amanat
Perbedaan status sosial yang telah menyulitkan hubungan Hesty dan Tigor menjadi wadah bagi Tere Liye untuk menyampaikan pesannya kepada pembaca. Melalui novel ini, kita diingatkan kembali bahwa cinta akan menemukan rumahnya sendiri, meski perlu waktu yang tidak singkat dan pengorbanan perasaan yang rumit dan pentingnya komunikasi, usaha, dan rasa ikhlas.

Comments
Post a Comment